Banyak yang bilang kalau kartunama itu merupakan impresi pertama, pandangan pertama, selanjutnya kalau bisa jangan sampai terlupakan.

Dan memang sebagai desainer, kita harus bisa membuat impresi pertama yang positif. Rasanya kreatifitas seorang desainer pertama kali di ukur dari kartunama kita. Well, memang tidak hanya desainer saja, semua profesi dan pribadi pun seperti itu.

Jadi bagaimana cara mendesain kartunama yang unik dan menarik? Berikut tips-tips beserta inspirasi yang bisa kamu gunakan ketika kamu ingin mendesain kartunama untuk pribadi atau klien.

 

1. Langsung Kepada Intinya

Saat orang menerima kartunama, tentu waktu baca nya hanya sebentar (mungkin 5-10 detik). Setelah itu, orang biasanya akan melanjutkan mengobrol dengan kita atau memuji kartumana kita. Jadi sebisa mungkin, informasi yang di tampilkan harus langsung. Orang harus mudah dan cepat mengetahui profesi,nama lengkap dan nomor kontak kita.

Bisa juga menggunakan copywriting (tata penulisan) yang menarik. Dengan kata-kata yang provokatif atau lucu, intinya “make it memorable from the first time”.

2. Hindari Pemakaian Font yang Berlebihan

Aturan dasar ini sebenarnya berlaku bagi semua desain, tidak hanya kartunama saja. Jangan sampai kartunama kita terlihat sedang berpesta font. Selain tidak nyaman di baca, secara visual juga tidak terlihat indah. Maksimal gunakan 2 font, untuk nama/logo dan untuk konten (nomor telepon, alamat website dan lainnya).

3. Tidak Perlu Menampilkan Semua Layanan

Kartunama bukan brosur, jadi jika ada 10 layanan, jangan semua di masukkan ke kartunama. Jujur saja, akan terlihat murahan dan seperti tidak mau rugi.

Lebih baik masukkan layanan utama saja, setiap bisnis pasti punya layanan utama bukan? Misalnya, perusahaan percetakan, cukup gunakan “Printing” atau “Percetakan” sebagai layanan, sisanya seperti flyer, brosur, umbul-umbul, mug dan lain nya lagi tidak perlu di masukkan ke dalam kartunama. Yakinlah, dengan mengedepankan salah satu layanan/kelebihan kita, pasti akan terlihat lebih profesional.

4. Pilihan Antara Minimalis atau Maksimalis

Jangan sampai berada di antara keduanya, minimal tidak, maksimal juga tidak. Kalau mau minimalis, jangan pernah berpikiran sayang membuang-buang kertas (karena banyak ruang kosong), pertajam desain minimalis dengan menggunakan material kertas yang tidak biasa. Atau jika mau maksimalis, jangan setengah-setengah (tidak berarti mengisi ruang kosong sampai penuh).

5. Berikan Elemen Interaktif

Coba gunakan konsep baru di luar selembar kartunama biasa. Sebagai contoh, saya pernah melihat kartunama yang bisa berubah jadi bentuk mobil. Atau yang simpel, sewaktu di buka ada pop-up muncul (seperti kartu ucapan).

Kekurangan cara ini adalah bentuk kartunama yang tidak biasa, itu artinya kemungkinan orang akan susah menyimpannya di tempat kartunama yang biasa. Tetapi masih bisa ditutup kelemahan ini dengan faktor kejutannya, orang pasti akan langsung ingat siapa yang membuat kartunama dengan konsep seperti itu.

6. Gunakan Material Kertas dan Finishing yang Berbeda

Mungkin menyablon sendiri kartunama di atas kain, lalu di jahitkan secara manual ke sepotong karton akan terlihat lebih menarik. Atau gunakan tipe kertas yang bertekstur, yang tidak bisa sobek, dan lainnya.

Untuk tahap finishing, bisa menggunakan teknik emboss, deboss, spot UV, laser cutting, foil, apa saja. Tentu di sesuaikan dengan kebutuhan desain yang kamu buat.

 

Source

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: